Klinik Motivasi

Jumat, Agustus 27, 2010

Aplikasi oh Aplikasi

Kemajuan teknologi itu pesat sekali ya .. Aplikasi di fb pun macem2. Tapi kalo ngga pinter2 milihnya bisa jadi bumerang buat diri sendiri. Contohnya, kayak kejadian hari ini. Di fb lagi musim bikin status pake emoticons dan animasi. Keren sih .. Penasaran makanya aku pengen nyoba. Tapi baru malem tadi ada kesempatan. Ku udah janji mengurangi ngenet pas Ramadhan ini agar target ibadah yang disusun bisa tercapai .. ngga amburadul *gaya lo he3 .. Fb an nya diatur pas lagi dapet aja .. kan waktu sholat tarawih bisa digunakan tuh xixixi


Pucuk dicinta ulampun tiba. Ibarat pepatah kebeneran di beranda fb muncul status temen yang unik. Uniknya karena di statusnya ngga ada tulisannya alias kosong. Di bawahnya ada tulisan "via cool status". Aku menduga mungkin ini kali ya aplikasi yang ku cari dari kemarin (belakangan baru aku tau, kalo status temenku ini hasil dari aplikasi gagal he3). Keyakinanku bertambah kuat setelah ku liat halaman aplikasinya. Wow .. emoticons dan animasinya lucu2 dan unik .. bener2 cool !!

Dengan semangat 45 ditambah 66 *lebay ya he3 aku segera go to application dan bikin status perdana. Apa ya ?? Sempet bingung mo nulis status apa .. akhirnya ku ketik lah kata "pengen". Dibelakangnya ku klik gambar es krim, kue, donat, apel, anggur dan lain2nya *ketauan lagi laper .. hahaha. Ku liat kotak preview. Hem .. hasilnya lumayanlah .. Setelah yakin, status ku publish.

Taraaaaaa .. Lho ?? Kok ngga ada gambarnya ?? Ku liat di halaman profil, statusku cuman ada tulisan "pengen" doang. Setengah ngga percaya .. ku liat statusku di beranda, sama aja .. gambarnya ngga ada. Hufh .. Ni aplikasi not working in my status atau .. signalku gangguan jadi yang keliatan cuman tulisannya aja .. pikirku berhuznudzon. Cape ngutak-atik .. akhirnya ku log out sambil berharap besok gambar2nya udah muncul he3

Nah .. pagi tadi pas kubuka fb .. statusku masih kayak semalam, cuman ada tulisan "pengen" sedangkan gambarnya belum muncul juga tuh. Parahnya temen2 fb ku salah persepsi .. komen dan chat mereka usil dan menggodaiku *Huh .. alhamdulillah bisa diluruskan :)

Nah .. ada lagi tuh kejadian lebih memalukan dari yang ini .. gara2 aplikasi juga, ku terperosok dalam situasi malu, mangkel dan tidak berdaya. Awalnya aku dapet kiriman aplikasi dari temen cowok. Nama aplikasinya udah lupa. Sempet ku ngga enak coz aplikasinya pendapat dia seputar diriku. Jadi ada pertanyaan, salah satunya apakah dini is virgin ? si cowok jawab yes. Trus apakah dini is good kisser ? Dia jawab yes. Dan masih banyak pertanyaan2 aneh lainnya. Mau minta penjelasan alasan dia ngirim aplikasi ini, ku takut. Akhirnya ku diemin aja tuh. Eh .. ternyata ada lagi yang ngirim aplikasi yg sama ke aku. Kali ini dari cewe. Jawabannya juga nyeleneh.

Penasaran, ku masuk ke aplikasi itu. Pengen tau aja kok bisa ada pertanyaan dan jawaban kayak gitu. Aku ngga berminat ikut mainin aplikasi itu. Puas liat2 .. Abis itu ku tutup.

Beberapa saat kemudian .. sesuatu yang tak terduga terjadi. Di berandaku, terpampang aplikasi yang ku kirim pada beberapa teman2ku. Padahal aku ngga ngerasa ngirim ke mereka. Bermunculanlah notifikasi tanggapan temen2ku. Ada yang serius .. ada juga yg becanda. Parahnya lagi .. aplikasi ini terkirim kepada manager tempat aku kerja dulu. Beliau yang sangat kuhormati ini dengan penuh nada heran mengirim message di fb ku. "What happen to u .. ukhty?" tanya beliau. Karena pertanyaan dan jawabanku di aplikasi itu nyeleneh. Udah tau si Bapak itu punya anak. Masa jawabanku he's still virgin. Trus salaman aja ngga pernah dengan beliau .. jawabanku he's s good kisser .. Gubrak !!

Dengan perasaan sangat2 tidak enak dan malu, akupun menjelaskan hal yang sebenarnya. Bahwa pertanyaan dan jawaban di aplikasi ini otomatis dari pembuatnya dan terkirim otomatis secara acak pula. Semacam "virus" gitu .. nyebar aja tanpa permisi. Alhamdulillah beliau ngerti.

Tenang ?? Masih belum. Aplikasi ini harus out dari fb ku. Baru aku bisa hidup aman dan tentram. Segeralah ku klik kotak account - application settings dan akhirnya ku remove applikasi ini dari daftar. Setelah itu, aku cek wall temen2ku yang dapat aplikasi tadi. Alhamdulillah .. wall mereka dan punya ku bersih. Aplikasi menyebalkan itu telah hilang. Untuk beberapa waktu aku ngga berani nyoba aplikasi di fb lagi. Takut kejadian memalukan ini terulang.

Tapi namanya juga Dini. Rasa penasarannya lebih besar dari traumanya. Malem tadi kejebak lagi he3 Alhamdulillah ngga terlalu malu2in .. Yach namanya juga belajar. Seperti dalam iklan "Ngga ada noda ... ngga belajarkan ??" (Dini)

Kamis, Agustus 26, 2010

Tolak Hari Pembakaran Al-Qur'an

Pagi2 udah dapet sms. Isinya minta doa agar Alloh swt menggagalkan aksi pembakaran Al-Qur'an yang akan dilakukan pada tanggal 11 September nanti. Kaget dengan isi sms itu *apalagi dari no yang ngga dikenal .. aku langsung search di google untuk ngecek kebenaran berita tersebut. Hasilnya .. dengan mudah aku dapet infonya *hufh .. jadi malu nih .. masa kerja di media bisa ketinggalan informasi ?? :(

Berikut berita selengkapnya yang kuambil dari http://arrahmah.com/index.php/news/read/8545/tabuh-genderang-perang-gereja-serukan-pembakaran-al-quran#ixzz0xgMyd4Db :


Tabuh Genderang Perang, Gereja serukan Pembakaran Al-Qur’an

Oleh Hanin Mazaya pada Senin 02 Agustus 2010, 10:30 AM

CALIFORNIA (Arrahmah.com) - Setelah sebelumnya melemparkan pesan kebencian lewat kaos bertuliskan "Islam Is Of The Devil", kali ini Gereja Dove World Outreach Center di Gainesville, Florida berencana untuk melakukan aksi yang lebih kontroversional dengan menyerukan agar warga Amerika Serikat membakar Al-Quran pada tanggal 11 September selama peringatan sembilan tahun penyerangan 11 September, mereka telah menabuh genderang perang.

Lewat kampanye mereka yang mencanangkan "International Burn a Koran Day" (Hari internasional membakar Al-Quran) yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 11 September mendatang, di sejumlah media maya, seperti facebook dan youtube, gereja itu mengajak orang untuk ikut mendukung gerakan tersebut.

Namun ajakan gereja tersebut ternyata disikapi berseberangan oleh kaum kristiani sendiri. The National Association for Evangelicals (NAE) bereaksi dan mendesak Dove World Outreach Center untuk membatalkan acara yang direncanakan untuk membakar Quran itu.

"Rencana baru-baru ini yang diumumkan oleh kelompok di Florida untuk membakar salinan Al-Quran pada tanggal 11 menunjukkan ketidakhormatan terhadap tetangga Muslim dan akan memperburuk ketegangan antara Kristen dan Muslim di seluruh dunia. NAE mendesak pembatalan acara ini," demikian pernyataan NAE.

Pendeta Gereja Florida Terry Jones mengatakan kepada CNN awal pekan ini bahwa "Islam adalah setan, agama itu menyebabkan jutaan orang untuk masuk neraka, agama menipu, agama kekerasan dan menghina lebih banyak lagi.

Jones menulis sebuah buku berjudul "Islam adalah setan," dan gerejanya menjual cangkir kopi dan baju yang menampilkan kalimat keji itu.

Gereja meluncurkan saluran YouTube dan facebook untuk menyebarkan pesan keji tersebut.

Reaksi Muslim AS

Sementara itu, Council on American-Islamic Relations (CAIR) telah menyerukan umat Islam di Amerika untuk bereaksi terhadap rencana pembakaran Quran dengan dakwah melalui berbagi makanan saat buka puasa, memberikan mushaf Al Quran dan memberikan penjelasan mengenai Islam kepada para tetangga, masyarakat, aparat penegak hukum dan wartawan.

"Muslim Amerika dan orang yang memiliki hati nurani harus mendukung upaya pendidikan yang positif untuk mencegah penyebaran Islamophobia," kata Direktur Komunikasi Nasional CAIR Ibrahim Hooper.

Hooper menambahkan bahwa inisiatif untuk membakar Quran adalah salah satu upaya Islamophobia di negara bagian Florida dan seluruh Amerika Serikat. (haninmazaya/bbs/arrahmah.com)

Beberapa komentar singgah ketika ku pasang berita ini di status fbku. Ada yang bilang untuk tidak membesar2kan masalah ini karena orang2 kafir akan menyukainya. Apalagi aksi pembakaran ini belum terjadi, tambahnya. Namun kalo menurutku, harusnya rencana pembakaran Al-Qur'an ini harus kita sampaikan kepada kaum muslimin yang lain. Mudah2an dari tersebarnya informasi ini ada upaya kaum muslimin untuk menggagalkannya. Aku tidak dapat membayangkan apa yang akan kita katakan di hadapan Alloh swt kelak jika aksi ini dibiarkan terjadi begitu saja sementara kita cuma berdiam diri.

Setidaknya .. sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan sebagai wujud ketidakrelaan terhadap penghinaan yang dilakukan oleh orang2 kafir !!

Dari Abi Sa’id al Khudri ra, ia berkata : Aku telah mendengar Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya, bila ia tidak mampu maka dengan lisannya, bila tidak mampu maka dengan hatinya. Yang demikian itu adalah selemah-lemah iman” (Hadits Riwayat Muslim dalam kitab al Iman)

Semoga Alloh swt segera memberikan pertolongan-Nya kepada kaum muslimin dengan menegakkan Daulah Khilafah yang akan melindungi umat dari kebencian dan kedengkian orang2 yang ingin menghancurkan Islam .. Amin ya Rabb .. Allohu Akbar !!

Rabu, Agustus 25, 2010

Ramadhan : Bulan Kemenangan

Ramadhan memang bulan penuh berkah. Selain puasa yang kita kerjakan mendapatkan balasan khusus dari Alloh swt, amal2 sholeh lainnya pun akan dibalas dengan kebaikan berlipat ganda. Itu sebabnya umat Islam begitu antusias memanfaatkan bulan ini dengan berbagai kegiatan. Perut boleh keroncongan menahan lapar, tenggorokan boleh terasa kering tak dialiri air, tapi semangat untuk melakukan aktivitas mulia harus tetap menyala.


Sebagian program acara berubah, menyesuaikan dengan bulan Ramadhan. Termasuk di bulan ini, aku dapet program motivasi dan mutiara Ramadhan setiap jam 12.00-13.00 wita. Serangkaian materi sudah kusiapkan jauh-jauh hari. Inginku .. bukan hanya aku yang termotivasi namun juga yang mendengarkanku siaran mudah2an juga terinspirasi.

Malem tadi, aku kembali baca2 materi yang telah kusiapkan untuk siang ini. Bercerita tentang beberapa peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadhan. Sebagian peristiwa ini bahkan turut andil mengantarkan umat Islam menuju kemenangan.

Salah satunya Perang Badar Al-Kubra yang terjadi pada 17 Ramadhan 2 H. Menurut Ibnu Hisyam, perang Badar ini merupakan kemenangan perdana yang menentukan posisi kekuatan kaum muslimin dalam menghadapi kekuatan kaum musyrikin. Bahkan Alloh swt telah memimpin langsung peperangan tersebut sebagaimana firman-Nya dalam QS al-Anfal ayat 17. Alloh swt juga meruntuhkan mental orang2 kafir hingga timbul rasa takut yang amat sangat diantara mereka dan mengutus sepasukan malaikat untuk meneguhkan kaum muslimin dan menghancurkan pasukan kaum kafir. Hal ini tergambar dalam firman-Nya : QS Al-Anfal ayat 12.

Pada pertempuran di bulan Ramadhan ini, 313 tentara kaum muslimin berhasil meluluh-lantakan 1000 pasukan kaum kafir Quraisy. Bahkan Abu Jahal bin Hisyam al-Makhzumi dan Abu Lahab al-Hasyimi, dua dari tiga "AB three" zaman Rasul itu tewas mengenaskan. Sedangkan Abu Sofyan selamat dan masuk Islam saat peristiwa Futuhat Makkah enam tahun kemudian.

Al-Maqrizi dalam kitabnya Imta'al Asma menghitung bahwa jumlah petinggi kaum kafir Quraisy yang binasa dalam pertempuran itu sebanyak 27 orang dan yang tewas setelah perang sekitar 20 orang.

Selain perang Badar, banyak lagi peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadhan ini, antara lain Futuhat Makkah yang terjadi pada 21 Ramadhan 8 H. Penaklukan kota Mekkah ini dilakukan penuh damai. Berhala 'Uzza, Suwa' dan Manath dihancurkan oleh para sahabat, digantikan dengan kalimat tauhid yang berkumandang di angkasa Mekkah al-Mukarramah dan kota itupun masuk ke pangkuan Islam. Kemudian penaklukan Andalusia - Spanyol oleh panglima Thariq bin Ziyad bersama armada tempurnya yang berjumlah 7000 pasukan di bulan Ramadhan 92 H atau kemenangan yang didapatkan Shalahuddin al-Ayyubi atas pasukan kaum salib Eropa dan Palestina akhirnya kembali ke pangkuan Islam. Ini terjadi pada bulan Ramadhan 584 H.

Subhanallah .. malu rasanya jika bercermin dengan apa yang dilakukan oleh Rosulullah bersama para sahabat. Dalam keadaan berpuasa, mereka tetap semangat dalam beraktivitas bahkan berperang dan berjihad fii sabilillah.

Termotivasi dengan cerita di atas, aku pun kembali bersemangat. Pagi2 tiba di kantor .. dapet tugas mendadak. Segeralah aku kirim sms nanya2 tentang tugas tersebut kepada yang lebih berkompeten. Tahun kemarin bukan aku yang ngurusin hal ini. Alhamdulillah .. beberapa pertanyaan dan jawaban sms plus nyari2 arsip tahun kemarin, akhirnya tugas ini selesai juga. Tinggal nunggu hasilnya .. mudah2an sukses THR tahun ini sumbernya bisa lebih banyak lagi .. hah ?!? Ngga nyambung yach @*&^%($# (Dini)

Minggu, Juli 25, 2010

Komunikasi Konteks Sedang

Terinspirasi saat mengikuti kuliahnya Prof. Deddy Mulyana, Sabtu kemarin. Dalam komunikasi verbal, dikenal istilah komunikasi konteks tinggi (high-context culture) dan komunikasi konteks rendah (low-context culture).

Menurut Edward T. Hall (1973), karakteristik komunikasi konteks rendah dicirikan oleh pesan verbal dan eksplisit, gaya bicara langsung, lugas, dan berterus terang. Mereka mengatakan apa yang mereka maksudkan (they say what they mean) dan memaksudkan apa yang mereka katakan (they mean what they say). Jika mereka setuju atau menerima, maka mereka katakan "Yes" dan jika sebaliknya, maka mereka katakan "No". Pada umumnya terjadi pada budaya di negara Swiss, Jerman, Skandinavia, Amerika Serikat, Perancis, Inggris dan lain-lain.


Sedangkan komunikasi konteks tinggi ditandai dengan pesan bersifat eksplisit, tidak langsung, dan tidak terus terang. Pesan yang sebenarnya mungkin tersembunyi dalam perilaku non verbalnya seperti intonasi suara, gerakan tangan, ekspresi wajah, tatapan mata atau bahkan konteks fisik (dandanan, penataan ruangan, benda-benda dan sebagainya). Contohnya adalah bahasa Cina yang makna kata-katanya sering berdasarkan konteks tertentu.

Indonesia termasuk budaya komunikasi konteks tinggi, meskipun tidak berarti bahwa seluruh penduduk Indonesia berkomunikasi konteks tinggi. Misalnya orang Batak dipandang berbicara langsung dan lugas. Namun secara umum, komunikasi kita termasuk komunikasi konteks tinggi.

Perhatikan saja, kalau ada tetangga atau kawan anda datang ke rumah untuk satu keperluan, misalnya mau minjam uang. Ia pasti berbicara ngalor-ngidul dulu dengan sederet pertanyaan. Setelah dirasa cukup basa-basinya, dengan sedikit malu akhirnya berkata,"Aduh gimana ya, sebenarnya saya datang ke sini mau minta tolong. Anu .. saya mau pinjam uang, kalau ada." Nah lu !!

Gaya komunikasi konteks tinggi ini seringkali mengesalkan orang2 yang terbiasa berkomunikasi konteks rendah. Kalau berbicara mereka berputar-putar, tidak langsung ke pokok pembicaraan. Kesannya ribet banget dan buang2 energi. Tapi orang2 yang bergaya komunikasi konteks tinggi juga tidak jarang mengesalkan orang2 komunikasi konteks rendah. Bicara mereka yang langsung dan lugas kadang2 bisa membuat orang tersinggung dan dinilai tidak sopan.

Jadi pilih yang mana ? Komunikasi konteks tinggi atau komunikasi konteks rendah. Jawabannya relatif. Sesuaikan saja dengan siapa mitra komunikasi kita. Jika dia terbiasa berkomunikasi konteks tinggi .. ya ikuti saja. Begitu juga sebaliknya.

Dalam konteks budaya Indonesia, dianjurkan menggunakan komunikasi konteks sedang (istilah ini suka2 aku aja). Perpaduan sisi positif antara komunikasi konteks tinggi dan komunikasi konteks rendah. Komunikasi konteks sedang ditandai dengan pesan yang disampaikan langsung, lugas dan sopan. Prolognya dikit aja .. jangan panjang2 :)

Jumat, Juli 16, 2010

Kehebatan Membaca Al-Qur'an

Hasil penelitian Universitas Al-Azhar mengungkapkan bahwa membaca Al-Quran dapat meningkatkan kinerja otak dan mempertajam ingatan sampai 80% karena ada 3 aktivitas yang baik bagi otak pada saat bersamaan yaitu melihat, mendengar, dan membaca. Waktu yang bagus untuk membaca alqur’an setelah shalat Shubuh dan Maghrib, karena di kedua waktu tersebut otak dalam keadaan refresh karena penggantian waktu dari terang ke gelap dan dari gelap ke terang.


Selain itu dalam penelitian lainnya Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Quran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Quran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Quran.

Al-Quran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Quran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Maha benar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Quran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).
Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Al-Quran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (Q.S.17:82).
Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S. 13: 28).

Pertanyaan:
Ini adalah salah satu bukti bahwa dengan mendengar Al-Quran saja, hati menjadi tenteram, walaupun kita tidak mengerti artinya. Bagaimana bila kita mengerti artinya? Tentu dampaknya akan luar biasa! Allahu Akbar!!!

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100617180553AAxyLFG

Jumat, Juli 02, 2010

4 M + 1 G

Jadi penyiar itu gampang-gampang susah. Ngga cuman asal ngomong aja tapi juga dituntut untuk serba tau (well-informed). Bukan untuk menggurui tapi untuk menjaga kualitas dan daya tarik dirinya. Apalagi untuk hal-hal yang sedang hangat dibicarakan orang (hot issue)mulai dari infotainment (isu seleb, musik, film dll), olahraga (ni kan musim piala dunia), ekonomi (TDL naik euy) sampai hal-hal yang terjadi di sekitar kita (isu lokal).

So .. pengetahuan dan wawasan yang luas harus dimiliki oleh seorang penyiar. Caranya gampang banget. Rumusnya 4 M + 1 G. Apa itu ?? yaitu Mendengar, Membaca, Melihat, Mengamati dan Gaul.


Mendengar
Mendengar apa saja di sekeliling kita. Dengan mendengar, kita mempunyai data lebih banyak ketimbang orang lain. Bahkan tidak menutup kemungkinan mendengarkan dari radio lain.

Membaca
Setiap ada waktu gunakan untuk membaca. Bisa membaca koran, majalah, tabloid, buku2, internet. Pas di lampu merah pun, mata kita gunakan untuk membaca. Dari spanduk yang terpampang, umbul2 yang terpasang, coretan liar sampai tulisan di jaket pengendara motor di depan kita.

Melihat
Melihat kejadian secara langsung di tempat kejadian atau melalui televisi.

Mengamati
Lebih dalam daripada melihat. Mengamati artinya melihat secara detail suatu kejadian untuk mengetahui sesuatu lebih banyak lagi.

Gaul
Dengan bergaul langsung dengan masyarakat sesuai segmentasi dan kelas sosialnya, kita akan mengetahui hal apa saja yang sedang trend.(Dini)

Kamis, Juli 01, 2010

Pemberian ASI Pertama

Seringkali kita menemukan fakta bahwa setelah seorang ibu melahirkan, dia tidak langsung menyusui bayinya entah karena alasan pihak penolong (bidan/dokter/ perawat/ ketentuan RS) supaya ibunya dibiarkan istirahat terlebih dahulu, ataupun dari ibu sendiri yang kurang memiliki motivasi kuat untuk segera menyusui bayinya. Padahal selama 20-30 menit pertama setelah kelahiran bisa disebut Golden Period bagi ibu, juga terutama bagi sang bayi.


Pemberian ASI harus dimulai di ruang persalinan. ASI harus diberikan pada bayi baru lahir sesegera mungkin, karena :

1. Pada usia 20-30 menit refleks hisap bayi sangat kuat, sehingga saat ini adalah yang terbaik baginya untuk belajar menghisap.

2. Hisapan pertama akan merangsang produksi oksitosin yang membantu menghentikan perdarahan setelah persalinan.

3. Bayi akan mendapatkan colostrum (susu jolong) yang berharga, terutama dalam mempertahankan kekebalan tubuh pada hari-hari pertama kehidupannya menyapa dunia luar yang tidak steril.

4. Jam-jam pertama adalah saat terpenting menjalin ikatan antara ibu dan anak.

5. Bila ibu menunda pemberian ASI, walaupun hanya dalam beberapa jam, proses menyusui menjadi LEBIH SERING GAGAL

6. Pemberian ASI pertama bagi bayi tidak dimaksudkan untuk pemberian makanan awal, tetapi lebih pada tujuan pengenalan.

Untuk itu, mendekati minggu-minggu taksiran persalinan, ibu (alangkah baik jika suami mendampingi) sudah memperoleh informasi dan memperkirakan tempat dimana dia akan melahirkan. Saat ibu akan melahirkan, sampaikan bahwa ibu akan segera menyusui bayi ibu. Disini peran suami/keluarga sangat diharapkan dalam membantu mempersiapkan, menjaga, membuat suasana tenang dan nyaman, serta tidak bosan-bosan memompakan semangat kepada ibu agar proses laktasi berhasil. Insyaallah akan ada pahala di setiap air susu yang dihisap oleh sang bayi. Wallahu aÂ’lam.

Tambahan "tips" dari seorang ayah

Mungkin ini tambahan dari sisi seorang "ayah" :) Masalah ASI pertama:
Seringkali suami atau istri menurut aja pada peraturan yang berlaku di tempat persalinan; misalnya tentang dipisahkannya anak yang baru lahir dengan ibunya. Untuk itu, sebelum masa persalinan tiba, pilihlah tempat persalinan yang menjamin: suami bisa mendampingi istrinya selama proses persalinan.

Efek pendampingan ini sungguh sangat luar biasa, tentu. Di samping itu, sesaat setelah bayi lahir, suami harus berperan mengecek bayi itu: normal tidak, laki-laki atau perempuan, ada kelainan atau tidak, dsb. Hal ini untuk jaga-jaga dari sesuatu yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Kemudian hal penting lainnya adalah: kita dapat memantau penanganan bayi pasca persalinan dari sisi medis yang kita yakini . Misalnya bisa segera menyusukan si bayi pada 20-30 menit pertama pada ibunya (sesuai artikel ini). Ada beberapa kasus tempat persalinan atau bidan, tidak segera menyusukan si bayi pada ibunya, malah justru memberi si bayi susu formula atau pisang (masya Allah!), hanya karena ibunya masih "lemah" atau perlu istirahat. Pastikan bahwa kita bisa menyusukan si bayi pertama kali pada saat yang tepat di tempat persalinan itu.

penanganan bayi pasca persalinan dari sisi syar'i: melafadzkan adzan dan iqomah, dsb. Biasanya pada kelahiran anak-2 saya: setelah lahir, dibersihkan, dimandikan, dibungkus kain "bedong" (istilah di Jawa/Madura), langsung disusukan (meski ASI belum keluar), baru diadzani (ato adzan dulu baru disusukan; tergantung waktunya saja).

Bahtiar hs - ayah dua orang anak

dr Farida Megalini